Dentist Go On Vacation.....!!!
Yipppiii!!! pasti orang-orang awam akan berseru kegirangan jika mendengar kata liburan atau rekreasi.
tapi kali ini teriakan "yipiiiee" ku agak setengah suara, karena liburan ku kali ini bukanlah ketempat wisata atau tempat hiburan untuk merelaksasikan pikiran dan hati....
Jadi, kemanakah diriku akan "Go On Vacation"..yup, aku akan berlibur di sebuah penginapan yang disibukkan pemeriksaan dokter dan perawat setiap hari (ingatkan..salahsatu fungsi rumahsakit sebagai tempat rekreasi atau istirahat). Aku akan menghabiskan waktuku berlibur di ruang rawat inap RSCM Gedung A no 621. ^_^
Pagi hari, tanggal 25 Juli 2013..aku kembali dikonfirmasi oleh admisi RSCM untuk menanyakan jam berapa aku akan masuk kamar rawat inap (wow...benar-benar seperti hotel ya pakai reservasi dan konfirmasi xixi). Akirnya aku tiba di RSCM sekitar jam 11 siang (dan sekali lagi diantar oleh Si Burung Biru)..aku bawa serta koperku dan sesegera mungkin kumelapor keadmisi..ternyata semua keperluanku dan rawat inapku sudah disiapkan dan dirapikan sedemikian rupa, aku hanya tinggal naik kelantai 6, tetapi aku belum naik kekamarku...aku menemui bu Ros terlebih dahulu untuk konfirmasi ruang operasi besoknya (Puji Tuhan, jadwal operasi dan tempatku juga tersedia) dan yang tak terlupakan dan terpenting adalah menghubungi dokterku, aku sms dokter maria dan beliau setuju untuk dilakukan tindakan operasi dihari Jumat 26 Juli 2013 di jam 11.
Setelah semua urusan dilantai 1 beres..aku naik kelantai 6 ketempat beristirahatku untuk beberapa hari. Kamarku terdiri 4 bed khusus wanita, ruangannya cukup besar..bahkan tirai-tirai antar pasien pun sangat dibuat privasi. Aku mendapatkan tempat tidur yang nyaman dan posisinya juga enak (tidak dekat kamar mandi dan tidak terlalu dekat dengan ac), aku letakkan semua semua barang-barangku dan akhirnya aku memilih tidur (sengaja aku tidak menyuruh adik-adikku datang menemani atau pun sahabat dekatku datang pada hari itu karena aku benar-benar ingin sendiri dan beristirahat).
![]() |
| ini dia abangku sipejuang tangguh namanya bang Frans Yosep Sitepu |
![]() |
| ini dia kakakku cantik dan penyabar namanya kak Mastiur Novelinda Girsang |
![]() | ||||
| bunga-bunga penyemangat dari sahabatku | ka Mastiur dan Bang Frans |
![]() |
| keluargaku di kalimantan tengah |
Malam hari sebelum menjelang operasi aku tidak bisa tidur nyenyak, ternyata ada juga sedikit rasa khawatir, dan muncul pemikiran jika orangtuaku disini mereka pasti tidak akan biarkan aku begitu saja, mereka selalu berikan yang terbaik untuk anaknya selama hidup mereka, disitulah kupanjatkan kembali doa penyerahan diriku dan rasa syukurku pada Tuhanku untuk hidupku, dan akhirnya aku baru bisa tidur karena kelelahanku.
Jumat Pagi, adikku paling kecil Elysabeth datang kerumah sakit..dia khusus datang untukku, dia meliburkan dirinya dari persiapan untuk UKDI nya untuk menjaga dan merawatku...rasa rindu ku tertumpahkan ketika melihatnya (sikecil yang manja kini berubah menjadi sosok yang mandiri) dan sms dari adikku Erika yang jauh di Papua terus datang untuk menanyakan keadaanku dan adikku Joe yang terus memantau dari telepon karena dia tidak bisa datang dikarenakan tugas. Didalam hatiku, aku bersyukur punya adik-adik yang baik..walau terkadang kesibukan dan tuntutan ibukota yang begitu tinggi akan hidup tapi kami masih bisa tetap saling mengingatkan satu sama lain.
Jam 11 siang, perawat datang kekamarku dengan membawa kursi roda....whhhhaaaatt!! haruskah saya dibawa dengan kursi roda buuu??? jerit ku. ibu perawat berkata: "iya dokter, dokter harus dibawa dengan kursi roda, kalau tidak nanti kita dimarahi". Baiklaaah...kulakukan apa yang diminta ibu perawat, aku dibawa melalui lift, melewati bapak satpam dan juga melewati bu Ros. Teriakku dari kursi roda kepada bu Ros: "ibu...hayoooo, hari eksekusi sudah dimulai..yuuk mari eksekusi saya..:)"..ibu itu hanya tersenyum dan membawa ku keruang tunggu sebelum masuk keruang operasi. Sementara Om dan Tante Edi, tante Nainggolan dan adikku Ely menungguku diluar.
Selama diruang tunggu, aku melihat pasien-pasien yang akan dioperasi dan sudah operasi, disitu juga aku melihat para perawat-perawatnya berbicara dan bercanda dengan pasien-pasiennya. Tapi aku berfikir, sudah jam berapa sekarang ya?? kok dokterku belum datang, ternyata setelah dikonfirmasi dokterku sedang ada pasien juga di poli bedah (makluumm pasiennya banyaak). Tapi satu hal yang unik saat aku diruang tunggu itu adalah seorang residen bedah yang menawarkan diriku untuk dianestesi umum. Terus terang aku kaget kenapa aku hendak mau dilakukan anestesi umum karena dari awal aku sudah mengetahui prosedur yang seharusnya..dan disitu aku berargumen dengan dia..aku mengatakan kamu sedang diresponsi yaaa?? harusnya jangan sama pasien menanyakannya, alhasil saat operasi bukan dia yang menganestesiku tetapi dokter yang lain. Yaaah..jadi pembelajaran juga bagiku..pasien-pasien jaman sekarang adalah pasien-pasien yang kritis..bekerjalah sebagai dokter yang profesional, berikan keputusan-keputusan yang terbaik untuk keselamatan pasienmu dan kuasai apa yang menjadi kompetensimu.
Operasi yang akan kujalani ternyata tertunda selama 1,5jam..aku tidak begitu ingat kapan dimulainya tapi aku sudah sampai dirawat inapku sekitar jam 3 sore. Tapi ketika diruang operasi, kurasakan benar-benar seperti ayam yang mau dipotong (hiiiii...serem membayangkannya)..dari pinggang sampai kaki tidak terasa apa-apa dan kali ini tidak ada pantulan cermin apapun yang bisa aku lihat untuk mengintip apa yang akan dilakukan padaku (hahai, saya punya mata intel tapi kali ini gagal..huffttt!!) jadi aku hanya menggunakan indera yang ada yaitu penciumanku (hahaha, saya memang rasa ingin tahunya tinggi sekali)...ketika aku mencium sesuatu bau daging dibakar..yuuuuuppp, artinya aku sedang dikerjakan (ya, aku sudah mencari tahu sangat bagaimana prosedur operasinya dari youtube dan sempat trauma melihatnya, dan sebagai saran..lebih baik ga usah tahu apa-apa deh kalau mau dilakukan tindakan operasi..xixixi).
Sekembalinya aku kerawat inap, rasa syukurku ucapkan terus menerus...akirnya aku bisa juga melalui operasi ini, akirnya penyakit yang merongrongku selama ini terangkat juga..tapi ada yang jadi bahan pemikiranku yaitu jaringan yang di PA kan oleh dokter maria, apakah hasilnya ya Tuhan?? aku berharap tidak terjadi apa-apa. kegundahan hatiku saat itu terhibur karena adik-adikku menemani, dan kunjungan dari sahabatku Nadira dan Bang Yusak..yuuupp mereka membuatku tertawa pada hari itu. yaaah...sambil menunggu kondisiku bebas dari anestesi spinal mereka membuatnya menjadi mudah untuk dijalani.
![]() |
| Aku dan Sahabatku Nad.. |
Beberapa hari dirumah sakit, progress kesembuhanku cukup cepat juga..dokter dan perawatku cukup heran melihatku, karena aku tidak merasakan sakit ataupun perih yang selayaknya pasien-pasien sebelumnya rasakan sehingga aku tidak perlu sering minum analgetik (setiap aku minum analgetik yang kurasakan malah fly dan ingin tidur terus) akan tetapi antibiotik tetap harus diminum teratur (sungguh bosan sekali diriku sebenarnya dengan obat-obatan itu semua). setelah kondisi sistemik ku cukup baik dan sistem pencernaanku dinilai cukup stabil, akhirnya aku bisa pulang dihari Selasanya dan wajib melakukan kontrol kembali.
Yuuuppp..ternyata proses penyembuhanku belum selesai sampai disitu..sekarang aku masih tahap pemulihan..masih harus sering kontrol. Kondisiku juga belum boleh kembali ketempat tugas PTT oleh dokterku dikarenakan takut terjadi pendarahan selama aku dalam perjalanan tapi yang melegakan hati adalah hasil PA ku menunjukkan tidak adanya keganasan dan tidak terjangkit oleh bakteri tertentu yang menjadi pencetus suatu benjolan itu terjadi. Saat ini kembali lagi aku bersabar..bersabar untuk pemulihanku agar aku segera kembali ketempat tugas, sayaa sudah bosaaann nganggur...saya rindu akan pasien-pasien dan pekerjaanku (upppsss!! teringat kembali..jangan kebablasan kerja..kesehatan juga sangat penting)!!
Yuuuppp..dari perjalananku ini, aku mendapatkan suatu pelajaran hidup yang membuatku lebih kuat (yiiippeee..saya naik kelas ya Tuhan) dan yakin Tuhan sayang padaku.. bukan hanya sayang padaku tapi juga pada anak-anakNya. Yang sedang dalam masa pengujian..tetap yakin teguh bahwa Bapa tidak pernah tinggalkan kita..hanya kita perlu bersandar dan bersabar menunggu semuanya indah pada waktuNYA. Amin!!!








Ester Luar biasa... Rada terharu baca tulisanmu. Percaya saja esther Tuhan tidak meninggalkanmu sendirian, begitu juga doa kami yang ada di Palangka Raya. Terus semangat ya... We love you :)
BalasHapuswuiiihiiii sikakak sudah ada blognya...iya kak, semangat kita yaaa...btw jangan lupa lagu karya kakak itu yaa..ditunggu. GBUs
BalasHapus